{"id":1355,"date":"2019-04-16T09:44:01","date_gmt":"2019-04-16T02:44:01","guid":{"rendered":"http:\/\/mst.poltekkes-smg.ac.id\/?p=1355"},"modified":"2019-10-16T13:53:17","modified_gmt":"2019-10-16T06:53:17","slug":"orasi-ilmiah-dalam-rangka-dies-natalis-ke-18","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/?p=1355","title":{"rendered":"Orasi Ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke 18"},"content":{"rendered":"<div><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"imgfull\" src=\"http:\/\/cdn2.tstatic.net\/jateng\/foto\/bank\/images\/dies-natalis-ke-18-di-poltekkes-kemenkes-semarang-selasa-1642019.jpg\" alt=\"Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Semarang, Optimis Turunkan Angka Stunting Jadi 20% Tahun 2020\" width=\"530\" height=\"300\" \/><\/div>\n<div>TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG &#8211; Angka Stunting di Indonesia masih berada di kisaran 30%. Harapannya, di tahun 2020 mendatang dengan upaya maksimal bisa turun menjadi 20 persen.<\/div>\n<div>Hal itu diungkapkan Usman Sumantri, Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kemenkes Republik Indonesia di sela Dies Natalis ke-18 Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Selasa (16\/4\/2019).<\/div>\n<div>&#8220;Saat ini pemerintah menggalakkan agar permasalahan stunting di Indonesia bisa ditekan. Jadi 20 persen tahun depan,&#8221; paparnya.<\/div>\n<div><\/div>\n<div>Meski pelik, menurut Usman permasalahan stunting bukan hanya terjadi di Indonesia. Tetapi di negara maju pun angka stunting masih termasuk tinggi.<\/div>\n<div>&#8220;Ambil contoh Jepang, negara maju Asia. Di sana saat ini angka stunting 12%,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<div>Apakah angka 30 persen membuat Indonesia darurat stunting? Usman menyanggahnya.<\/div>\n<div>&#8220;Angka tersebut jika dibandingkan Wonogiri masih jauh lebih baik. Pak Jokowi menginginkan jadi 20% tahun depan,&#8221; paparnya.<\/div>\n<div>&#8220;Menurunkan 10 persen setiap tahun bukan hal yang mudah,&#8221; tambah dia.<\/div>\n<div>Ia berharap, kampus-kampus kesehatan semisal Poltekkes bisa membantu pemerintah dalam menurunkan angka stunting ini.<\/div>\n<div>&#8220;Kami dorong pelatihan kesehatan. Juga kami mendukung program kebutuhan kesehatan Indonesia di kampus-kampus,&#8221; ujarnya.<\/div>\n<div>Adapun Dies Natalis ke-18 Poltekkes Kemenkes Semarang merupakan momentum penting Poltekkes Semarang merefleksi apa yang telah dicapai di perjalanan sejarah.<\/div>\n<div>Marsum, Direktur Poltekkes menuturkan, keberadaan kampusnya yang berusia 18 tahun jadi bukti Poltekkes Semarang punya daya tarik di tengah persaingan perguruan tinggi.<\/div>\n<div>Saat ini Poltekkes Semarang punya 8 jurusan dan 34 prodi. Meliputi 18 prodi d3, 9 prodi s1 dan 4 prodi magister terapan.<\/div>\n<div>&#8220;Kampus ini telah tersebar di sembilan kampus di tujuh kota di Jateng,&#8221; jelasnya.<\/div>\n<div>Terkait menekan stunting di Indonesia, Marsum menjelaskan pihaknya sedang melakukan sejumlah hal bersama Kemenkes. Di antaranya pelatihan kesehatan bagi mahasiswa Poltekkes terkait ibu hamil.<\/div>\n<div>&#8220;Kami harap ada peran kami dalam menghasilkan lulusan pendidikan kesehatan yang berkapasitas,&#8221; jelasnya. (Ahm)<\/div>\n<div>Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Dies Natalis Poltekkes Kemenkes Semarang, Optimis Turunkan Angka Stunting Jadi 20% Tahun 2020,\u00a0<span style=\"color: #ff6600;\"><a style=\"color: #ff6600;\" href=\"http:\/\/jateng.tribunnews.com\/2019\/04\/16\/dies-natalis-poltekkes-kemenkes-semarang-optimis-turunkan-angka-stunting-jadi-20-tahun-2020?page=all.\">http:\/\/jateng.tribunnews.com\/2019\/04\/16\/dies-natalis-poltekkes-kemenkes-semarang-optimis-turunkan-angka-stunting-jadi-20-tahun-2020?page=all.<\/a><\/span><\/div>\n<div>Penulis: akbar hari mukti<\/div>\n<div>Editor: muslimah<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG &#8211; Angka Stunting di Indonesia masih berada di kisaran 30%. Harapannya, di tahun&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1356,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-1355","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1355","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1355"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1355\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1357,"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1355\/revisions\/1357"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1356"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1355"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1355"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pasca.poltekkes-smg.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1355"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}